Ini Kata Aktivis Soal Adanya Demonstrasi PPKM

Aksi Demonstrasi penolakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di sejumlah daerah mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Septian Prasetyo dalam kacamatanya memaknai bahwa gerakan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan memiliki unsur politis.

Septian Prasetyo menyayangkan atas adanya konsolidasi gerakan menolak PPKM darurat. Sebab, kata dia, tidak elok ketika pandemi dijadikan batu loncatan untuk mendesak Pemerintah, terlebih isu penggulingan rezim Joko Widodo (Jokowi).

“bukan tidak pro terhadap kritik dan demonstrasi. Namun yang perlu digaris bawahi adalah ini bukan kasus yang terjadi di Indonesia saja. Negara-negara besar pun turut diserang Covid-19,” kata Septian Prasetyo, Sabtu 24 Juli 2021.

Mantan Ketua Jambore Nasional Mahasiswa (JNMI) 2017 itu berpendapat, yang rakyat butuhkan saat ini adalah gerakan-gerakan sosial. Misalnya, kata Septian, seperti membangun dapur umum atau membagikan paket makanan siap saji untuk masyarakat.

“Beberapa bulan lalu kami membagikan paket makanan gratis beserta dengan multivitamin selama satu bulan penuh. Minggu kemarin, kami bagikan paket sembako untuk pedagang kecil di kabupaten Tangerang, Lalu di Tangerang Selatan kami juga ikut menginisiasi pembangunan Dapur umum bagi rakyat yang saat ini masih berlangsung, dan banyak juga kawan kawan pegiat sosial melakukan gerakan yang sama, oleh karena itu gerakan gerakan seperti itu lah yang kiranya dibutuhkan masyarakat hari ini,” ujar Septian.

Septian Prasetyo yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Landasan Juang Rakyat (Lajur Indonesia) tersebut mengungkapkan, selain membangun solidaritas dan gotong royong untuk meringankan rakyat terdampak Covid – 19, lebih baik gerakan mahasiswa diarahkan untuk memberikan support kepada para nakes dan aparat keamanan atau bahkan menjadi tenaga sukarela dalam penanganan virus covid 19 jangan malah terkesan ditunggangi dan dimanfaatkan oleh pihak pihak yang memiliki kepentingan politis”

“Tidak ada yang hilang dari lajur pergerakan aktivis ketika berada di dapur umum, atau bahkan ketika membawa tabung oksigen bagi masyarakat, bergeraklah secara dinamis karena sejatinya yang diharapkan masyarakat adalah kehadiran kita ditengah masyarakat”. Tegas Septian Prasetyo

Tidak hanya itu, Septian Prasetyo juga mengingatkan bahwa arah kebijakan pemerintah saat ini untuk memastikan berbagai program termasuk Bantuan Sosial Tunai (BST) sampai langsung kepada masyarakat merupakan bentuk nyata dari hadirnya negara. Saat ini yang harus kita lakukan adalah saling bahu membahu untuk memutus rantai penyebaran covid di Indonesia.

Mungkin Anda Menyukai